Menyongsong pelaksanaan program kemaritiman pemerintahan jokowi-JK
tentang mewujudkan indonesia sebagai poros maritim dunia, harus di ikut
sertakan dengan penguatan keamanan laut Indonesia dari berbagai ancaman
pelanggaran hukum yang terjadi di laut Indonesia. Mulai dari illegal fishing,
perdagangan manusia (trafficking) dan penyelundupan narkoba lewat jalur
laut marak terjadi dibangsa ini.
Letaknya yang sangat strategis
membuat banyak kapal asing melewati laut Indonesia, serta negara kepulauan yang
mempunyai banyak pantai. Karena letaknya yang sangat strategis ini membuat
wilayah Indonesia rawan untuk dilakukan illegal fishing, misalnya dilaut
arafuru, laut natuna, sebelah utara Sulawesi utara, selat Makassar dan sebelah
barat sumatera.
Berdasarkan data dari kementerian
perikanan dan kelautan tentang illegal fishing ini menyebabkan kerugian
negara sebesar 240 triliun tiap tahunnya. Kasus perdagangan manusiapun marak
terjadi dibangsa ini, untuk kasus trafficking ini banyak menggunakan jalur laut
di Indonesia. Hingga saat ini angka perdagangan manusia lewat jalur laut masih
tinggi. Jalur yang rawan misalnya di Nunukan (Kalimantan utara, Entikong
(Kalimantan barat), Batam, Tanjung Pinang (kepilauan Riau), Dumai (Riau) dan
Tanjung Balai (Sumatera Utara). Termaksud penyendupan narkoba melalui jalur
laut.
http://www.suluttoday.com/2015/03/21/indonesia-harus-prioritaskan-keamanan-maritim/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar